Ketentuan Aqiqah Sesuai Do’a yang Dianjurkan

Aqiqah tangerang – Hadits penyembelihan dua ekor kambing setelah kelahiran seorang putra atau putri disebut AKIKAH dalam Islam. . . Artinya : Seorang anak lahir sampai kurban aqiqah pada hari ketujuh sejak hari kelahirannya. Dia lahir dan rambutnya dicukur pada hari yang sama dan dia diberi nama (hadits riwayat Ahmad dan Tumuz). Kambing Betina (HR Ahmad Abu Daoud dan Naisai Hadits) Hewan yang disembelih dalam aqiqah ini sama umur dan penampilannya dengan hewan yang disembelih tanpa cacat.

Jika satu kasus tidak cukup dua hewan disembelih untuk satu jantan. Sunat direbus terlebih dahulu dan kemudian diberikan sebagai sedekah kepada orang miskin. Mereka yang mempraktikkan Acheka dapat memakan daging Acheka dalam pengorbanan: anak akan berumur panjang dan pertumbuhan tubuh akan meningkat dari hari ke hari. Seiring dengan perkembangan fisik datanglah pendidikan. Tentunya orang tua juga mendambakan atau mendambakan anak yang sholeh yang setia kepada Allah taat pada perintah Allah taat pada beban dan asuhan kedua orang tua sejak dini patuh dan beriman.

Agar anak bertakwa selain pendidikan agama sejak dini ada beberapa hal yang harus diperhatikan yang tidak kalah pentingnya dalam mendidik anak: Pertama: keteladanan orang tua. .Itu berarti bahwa orang tua pertama memberi contoh bagi anak-anak mereka. Jika orang tua tidak bisa memberikan contoh yang baik jangan harap mereka bisa membawa anaknya pada keindahan yang mereka harapkan.

Bagaimana seorang anak yang tinggal di lingkungan yang buruk dan dalam keluarga yang buruk bisa menjadi orang yang baik? Anak cenderung meniru perilaku kedua orang tuanya. Seorang anak akan meniru apa yang telah diterimanya dari orang tuanya di rumah. Ada yang bilang: guru kencing sambil berdiri murid kencing sambil lari dan anak kencing sambil lari. Amru binatabe pernah berkata kepada pendidik anak-anaknya: LIJAKUN EVWALU ISHLAA-HIKALIWALLADI ISHLAA-HIKALINAFSIKA FA-INNA UYUUNAHUM MAQUUDA-TUN BIAINIKA FALHASANU INDAHUM MAA SHONATA WAL QOBIIHU INDAHUM. Karena mata mereka dan matamu selalu tertuju padamu.

Mereka tidak percaya bahwa kejahatan tidak ada. Orang tua yang setiap hari sering bertengkar mengumpat pembohong pembohong dan pengkhianat semua itu akan mempengaruhi pikiran anak maka jangan heran jika kelak ditiru. Mengenai tindakan dan perilaku kedua orang tua. Kedua tentang perilaku yang terbentuk melalui kebiasaan perilaku masa kanak-kanak karena orang tua memiliki kebiasaan melakukan pekerjaan yang baik di depan anak-anaknya seperti ketika mereka pergi ke privasi dan membaca doa jadi ketika Anda keluar dari kamar mandi lepas piyama dan setelah tidur.

Anggota saling menyapa ketika Muslim bertemu selama dan setelah makan. Jika Anda besar dan terbiasa dengan semua hal ini sejak kecil anak-anak Anda akan diajarkan untuk melakukan hal yang sama seperti pada kalimat: MAN SYABBAALAA SAYI-IN SYAABA-ALAIHI. Saat muda saat tua kebiasaan itu akan dilakukan dengan cara apapun. Demikian pula jika kedua orang tua memiliki sikap buruk di depan anak-anaknya dan tidak sesuai dengan norma-norma moral Islam maka norma-norma moral ini akan diwariskan kepada anak: Ketiga: kewibawaan orang tua. Kewibawaan orang tua sangat penting bagi pendidikan anak terutama dalam membina anak yang berbakti dan berbakti.

Orang yang berpendidikan harus memiliki kebijaksanaan Kelima: Sekalipun anak itu lemah jangan menunjukkan penerimaan di depan anak itu. Alasannya adalah bahwa penerimaan satu anak atau condong ke arah yang lain menyebabkan kesedihan dan kebencian atau permusuhan antara satu anak dan anak lainnya. Pada akhirnya ada perbedaan antara saudara jadi saya harap ini menjadi dokumentasi untuk kita semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *